Kayu ulin Kalimantan dikenal sebagai salah satu jenis kayu paling tahan lama di dunia. Bukan tanpa alasan, kayu ini jadi pilihan utama untuk konstruksi jembatan, dermaga, lantai ekspos, bahkan tiang listrik di daerah beriklim lembap. Tapi kalau kamu sedang mencari kayu ulin, pertanyaan pertama yang pasti muncul: berapa harga kayu ulin Kalimantan sekarang?
Harga Kayu Ulin Kalimantan Per M3 Tahun 2026
Pada awal 2026, harga kayu ulin Kalimantan berkisar antara Rp28 juta hingga Rp35 juta per meter kubik (m³), tergantung pada kualitas, ukuran, dan lokasi pengiriman. Ini bukan harga eceran, tapi harga grosir di tingkat pemasok di Kalimantan Timur dan Selatan, tempat sumber utama kayu ulin berada.
Untuk kayu ulin kelas satu - batang lurus, bebas cacat, kadar air di bawah 18%, dan berat jenis di atas 1,2 - harganya bisa menyentuh Rp35 juta/m³. Sementara kayu kelas dua atau tiga, yang mungkin punya sedikit lengkungan, lubang kecil, atau kadar air lebih tinggi, biasanya dijual di kisaran Rp28 juta-Rp31 juta/m³.
Harga ini sudah termasuk biaya penggalian, pengolahan awal (pengeringan alami selama 6-12 bulan), dan pengangkutan dari hutan ke gudang di Samarinda atau Balikpapan. Biaya pengiriman ke luar Kalimantan, seperti ke Jakarta, Surabaya, atau Bali, ditambahkan terpisah, biasanya Rp1,5 juta-Rp3 juta per m³ tergantung jarak dan moda transportasi.
Apa yang Membuat Harga Kayu Ulin Sebegitu Mahal?
Kayu ulin bukan kayu biasa. Ini adalah salah satu kayu paling padat di dunia, dengan kekuatan tekan 120 MPa - hampir dua kali lebih kuat dari jati. Kepadatannya membuatnya tahan terhadap rayap, jamur, dan air laut. Di Kalimantan, kayu ini tumbuh sangat lambat: butuh 80-120 tahun untuk mencapai ukuran siap tebang.
Ada tiga alasan utama mengapa harganya tinggi:
- Kelangkaan alami - Hutan alami kayu ulin semakin berkurang karena penebangan ilegal dan perubahan lahan. Pemerintah Indonesia hanya mengizinkan penebangan berkelanjutan dari hutan tanaman industri atau hutan produksi terbatas.
- Proses pengolahan panjang - Kayu ulin harus dikeringkan secara alami selama minimal 6 bulan, bahkan hingga 2 tahun untuk kualitas premium. Pengeringan cepat dengan oven bisa merusak serat dan menurunkan nilai jual.
- Biaya logistik kompleks - Kayu ulin beratnya bisa mencapai 1.200 kg per m³. Pengangkutan membutuhkan truk khusus, derek, dan jalan yang kuat. Di daerah pedalaman, akses jalan buruk menambah biaya transportasi hingga 40%.
Perbedaan Kayu Ulin Kalimantan vs Kayu Ulin dari Tempat Lain
Banyak penjual menawarkan "kayu ulin" yang sebenarnya bukan dari Kalimantan. Kayu dari Sulawesi, Papua, atau bahkan impor dari Afrika (seperti Bubinga atau Ipe) sering disamarkan sebagai ulin Kalimantan. Ini penting karena kualitasnya berbeda jauh.
| Spesies | Kepadatan (kg/m³) | Tahan Rayap | Harga Per M³ (Rp) | Sumber Asli |
|---|---|---|---|---|
| Kayu Ulin Kalimantan | 1.150-1.300 | Sangat Baik | 28-35 juta | Kalimantan Timur/Selatan |
| Kayu Ulin Sulawesi | 1.050-1.180 | Baik | 22-28 juta | Sulawesi Selatan |
| Bubinga (Afrika) | 900-1.000 | Sedang | 25-30 juta | Kamerun, Gabon |
| Ipe (Brazil) | 1.000-1.100 | Sangat Baik | 30-38 juta | Brasil |
Kayu ulin Kalimantan tetap yang paling dicari karena kepadatan dan ketahanannya yang konsisten. Kayu dari Sulawesi lebih ringan dan lebih cepat mengering, tapi tidak sekuat ulin Kalimantan. Ipe dari Brasil memang mirip, tapi harganya lebih mahal dan pasokannya tidak stabil karena kebijakan lingkungan ketat di Brasil.
Bagaimana Memastikan Kayu Ulin Asli?
Jangan percaya hanya pada kata-kata penjual. Ada beberapa cara sederhana untuk memeriksa keaslian kayu ulin:
- Uji berat - Ambil potongan kecil (seukuran telapak tangan). Kayu ulin asli sangat berat, hampir seperti batu. Jika terasa ringan, kemungkinan bukan ulin.
- Uji warna - Kayu ulin baru punya warna coklat kehitaman, serat halus, dan kilau alami. Setelah terkena sinar matahari, warnanya berubah jadi abu-abu keperakan, tapi tetap keras.
- Uji tahan air - Taruh potongan kecil di air selama 24 jam. Ulin asli tidak mengapung, bahkan tenggelam. Kayu palsu atau campuran akan mengapung atau menyerap air.
- Cek sertifikat - Penjual resmi harus bisa menunjukkan sertifikat SNI 01-7208-2006 dan surat jalan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Biaya Tambahan yang Harus Diperhitungkan
Harga kayu ulin per m³ bukan satu-satunya biaya. Kamu harus siapkan anggaran untuk hal-hal berikut:
- Biaya pengiriman - Rp1,5 juta-Rp3 juta per m³ ke luar Kalimantan.
- Biaya pemotongan dan penghalusan - Rp800.000-Rp1,5 juta per m³ jika kamu ingin kayu sudah dipotong sesuai ukuran.
- Biaya pengolahan permukaan - Kayu ulin tidak perlu dicat, tapi butuh perawatan minyak kayu (teak oil atau linseed oil) setiap 6-12 bulan. Biaya perawatan sekitar Rp150.000-Rp300.000 per m² setiap kali.
- Biaya izin - Jika kamu membeli dalam jumlah besar (lebih dari 5 m³), pastikan penjual punya izin legal. Pembelian tanpa dokumen bisa berujung penyitaan.
Di Mana Membeli Kayu Ulin Kalimantan yang Terpercaya?
Jangan beli dari pedagang pinggir jalan atau yang hanya jual lewat media sosial tanpa alamat jelas. Di Kalimantan, ada beberapa gudang kayu resmi yang bisa kamu kunjungi:
- Gudang Kayu Ulin Samarinda - Lokasi: Jl. H. Amir Hamzah, Samarinda. Menyediakan kayu kelas satu dengan sertifikat KLHK. Bisa dikirim ke seluruh Indonesia.
- PT Kalimantan Timber Indonesia - Berbasis di Balikpapan. Spesialis kayu ulin ekspor. Harga sedikit lebih tinggi, tapi kualitas terjamin.
- CV Nusantara Ulin - Di Banjarmasin. Cocok untuk pembeli kecil (1-3 m³). Menerima pembayaran via transfer dan punya garansi kualitas.
Jika kamu tidak bisa datang langsung, minta penjual mengirimkan video proses pengambilan kayu dari gudang, foto sertifikat, dan nomor kontak petugas KLHK yang bisa dikonfirmasi.
Kapan Waktu Terbaik Membeli Kayu Ulin?
Harga kayu ulin cenderung naik menjelang akhir tahun, karena banyak proyek konstruksi ingin menyelesaikan pekerjaan sebelum libur. Harga paling stabil dan sering lebih murah justru di bulan Februari-April, setelah musim hujan berakhir dan pasokan kembali normal.
Di awal 2026, harga masih stabil karena tidak ada lonjakan permintaan besar. Ini waktu yang baik untuk membeli jika kamu punya rencana proyek besar. Tapi jangan terburu-buru - pastikan kamu sudah membandingkan minimal tiga penjual sebelum memutuskan.
Apakah Kayu Ulin Cocok untuk Rumah Pribadi?
Ya, tapi bukan untuk semua bagian rumah. Kayu ulin sangat cocok untuk:
- Lantai teras dan kolam renang
- Tiang penyangga dan struktur luar
- Perapian dan elemen dekoratif eksterior
Tapi tidak disarankan untuk:
- Dinding interior rumah (terlalu berat dan mahal)
- Perabot rumah tangga seperti meja atau kursi (sulit dikerjakan dan tidak nyaman dipakai sehari-hari)
Kayu ulin lebih cocok untuk elemen yang butuh ketahanan ekstrem, bukan estetika ringan. Kalau kamu ingin lantai kayu di ruang tamu, kayu jati atau merbau lebih tepat dan lebih murah.
Perawatan Kayu Ulin Agar Tahan 50 Tahun
Kayu ulin bisa bertahan lebih dari 50 tahun jika dirawat dengan benar. Ini tips dasarnya:
- Setelah pemasangan, oleskan minyak kayu alami (linseed oil atau teak oil) setiap 6 bulan untuk menjaga warna dan mencegah retak.
- Jangan gunakan cat atau pernis - kayu ulin tidak butuh itu. Malah bisa membuatnya retak karena tidak bisa "bernafas".
- Bersihkan debu dan kotoran dengan sikat lembut. Jangan gunakan mesin semprot tekanan tinggi.
- Jika ada jamur, bersihkan dengan campuran air sabun dan sedikit cuka. Jangan gunakan pemutih.
Dengan perawatan sederhana ini, kayu ulinmu bisa bertahan lebih lama dari struktur beton di sekitarnya.
Berapa harga kayu ulin Kalimantan per meter panjang?
Harga kayu ulin dihitung per meter kubik (m³), bukan per meter panjang, karena ketebalan dan lebar batangnya bervariasi. Tapi sebagai perkiraan, jika kamu punya balok kayu ulin berukuran 10 cm x 10 cm x 4 meter (0,04 m³), harganya sekitar Rp1,1 juta-Rp1,4 juta, tergantung kualitas.
Bisakah kayu ulin dibeli secara eceran?
Ya, banyak penjual di Kalimantan yang menerima pembelian eceran mulai dari 0,5 m³. Tapi harga per m³ akan sedikit lebih mahal daripada pembelian grosir (5 m³ ke atas). Biasanya ada biaya tambahan Rp500.000-Rp1 juta untuk pengiriman kecil.
Apakah kayu ulin ilegal untuk ditebang?
Penebangan kayu ulin dari hutan alam liar tanpa izin adalah ilegal. Tapi kayu ulin dari hutan tanaman industri atau hutan produksi yang dikelola secara berkelanjutan dengan izin KLHK adalah legal. Pastikan penjual memberi sertifikat SNI dan surat jalan resmi.
Apa perbedaan kayu ulin dan kayu besi?
Kayu ulin adalah nama lokal untuk Eusideroxylon zwageri. Di beberapa daerah, orang menyebutnya "kayu besi" karena kekerasannya. Tapi "kayu besi" juga bisa merujuk ke spesies lain seperti Ironwood (Lignum Vitae) atau Kayu Giam. Jadi, pastikan kamu meminta nama ilmiahnya: Eusideroxylon zwageri.
Berapa lama kayu ulin bisa bertahan di luar ruangan?
Dengan perawatan rutin, kayu ulin bisa bertahan lebih dari 50 tahun di luar ruangan - bahkan hingga 80 tahun di kondisi ideal. Banyak jembatan dan dermaga di Kalimantan yang masih berdiri sejak tahun 1970-an menggunakan kayu ulin tanpa perlu penggantian.
Dani leam
Kayu ulin emang juara buat lantai dermaga, tapi jangan lupa perawatannya. Minyak linseed setiap 6 bulan itu wajib, kalau nggak nanti retak-retak kayak kulit kering. Saya pake di teras rumah, udah 8 tahun masih solid.
Rahmat Widodo
Baru aja beli 2 m³ buat proyek kolam renang. Harga Rp31 juta/m³ di Samarinda, udah termasuk pengiriman ke Surabaya. Tapi jangan percaya penjual yang bilang 'ulin asli' cuma dari foto. Cek sertifikat KLHK, itu yang paling penting. Saya udah ketipu dua kali sebelum belajar ini.
Yuliana Preuß
Ulin itu kayak emas hitam 😍 Tapi jangan lupa, ini kayu dari hutan yang butuh waktu 100 tahun buat tumbuh. Kalo kita beli, kita harus pastikan itu legal dan berkelanjutan. Jangan sampai kita nikmatin keindahannya, tapi hutan mati karena kita. 🌳💚
Emsyaha Nuidam
Ini cuma pemasaran kelas dua. Semua orang tahu kayu ulin itu ilegal kalau nggak ada izin KLHK. Tapi pemerintah diam, pedagang kaya, hutan habis. 😒 Harga Rp35 juta? Itu harga korupsi, bukan harga kayu. 🤡
Dani Bawin
Baru aja beli kayu ulin dari Sulawesi, harga setengahnya, tapi keliatan sama aja. Udah 3 bulan, nggak ada rayap, nggak retak. Kok bisa sih orang bayar 2x lipat buat yang dari Kalimantan? 🤔
Agus Setyo Budi
Ulin itu bukan cuma kayu itu adalah kearifan lokal yang harus dijaga 🙌 Jangan cuma liat harganya tapi liat nilai budayanya. Ini warisan nenek moyang kita yang tahu cara pilih kayu terbaik buat bertahan hidup di iklim tropis. Jangan sampai kita kehilangan itu karena mau hemat 💪
Marida Nurull
Perhatikan juga biaya pengiriman. Saya beli 1,5 m³ dari Balikpapan ke Yogyakarta, biaya kirimnya Rp3,2 juta. Jadi totalnya jadi Rp49 juta, bukan cuma Rp45 juta. Jangan sampai kaget pas tagihan.
retno kinteki
Ini semua omong kosong. Kayu ulin asli? Di mana? Semua udah ditebang habis. Ini cuma kayu jati dicat hitam. 😴
bayu liputo
Saya sebagai pemilik usaha kayu di Kalimantan menegaskan bahwa semua kayu ulin yang kami jual bersertifikat SNI dan surat jalan resmi dari KLHK. Kami tidak menjual produk ilegal. Kami menjaga keberlanjutan dan kualitas. Terima kasih atas perhatian Anda.
shintap yuniati
Yang bilang Ipe lebih mahal tapi lebih bagus, coba bandingin sertifikatnya. Ipe itu impor, bayar bea masuk, pajak, biaya logistik. Kayu ulin lokal itu lebih hemat secara ekologis dan ekonomi. Jangan tergoda branding asing.
ika ratnasari
Untuk yang baru mau mulai pakai kayu ulin, jangan takut. Mulai dari kecil aja, 0,5 m³ buat teras dulu. Coba dulu, rasain bedanya. Kalau udah puas, baru naikin skala. Yang penting, beli dari penjual yang bisa dihubungi dan jujur. Kamu nggak sendirian, banyak yang udah lewat ini 😊
Tulis komentar